Gosipnesia.com, Jakarta — Dosen Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang dan Dosen Jurusan TIK Politeknik Negeri Jakarta berkolaborasi dalam melaksanakan Pengabdian Masyarakat Bidang Konservasi. Konserversi ini mengangkat masalah biopori dengan melakukan sosialisasi menggunakan virtual reality.

Sosialisasi ini menghasilkan animasi dengan durasi 2 menit 38 detik yang memberikan informasi terkait lubang resapan biopori. Sasaran sosialisasi ini adalah pemuda karang taruna di Kelurahan Bulustalan, Kota Semarang.

Pembuatan Sosialisasi ini berangkat dari keresahan warga terkait bencana tahunan karna kurang baiknya resapan air pada daerah tersebut.

“[Penyebab] hulunya penggundulan hutannya tinggi. Yang di bawah (hilir) kita menghadapi land subsidence (penurunan tanah),” kata Ganjar

Dengan adanya lubang resapan biopori ini harapannya dapat membantu mencegah terjadinya banjir. Masyarakat dapat membuat lubang resapan biopori ini di wilayahnya masing-masing karna tidak membutuhkan biaya besar dan lahan luas.

Menyelaraskan dengan perkembangan edukasi dan teknologi, penggunaan vitual reality harapannya dapat menyampaikan informasi dan pemahaman tentang pembuatan lubang resapan biopori.

Dengan menggunakan teknologi virtual reality, penggunanya dapat melihat sosialisasi dalam bentuk animasi secara 3D. Dengan begitu penggunanya dapat melihat informasi dalam bentuk animasi yang terasa nyata.

Sosialisasi Biopori (Dok. Gosipnesia.com)

Hasil umpan balik dari peserta kegiatan pengabdian masyarakat lebih dari 90% peserta merasa antusias dan sangat tertarik dengan teknologi VR. Selain itu, mereka menjadi lebih memahami dan mengerti tentang lubang biopori untuk pencegahan banjir, seperti yang diungkapkan oleh ketua pelaksana, Dr. Eng. Rizqi Fitri Naryanto

Hasil dari kolaborasi ini juga harapannya dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar. Sehingga dapat mencegah dan mengurangi kemungkinan terjadinya bencana banjir. (Diana/https://pnj.ac.id/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.