Gosipnesia.com, Bandung – Institut Teknologi Bandung (ITB) berencana menggunakan menggunakan metode campuran daring (dalam jaringan) dan luring (luar jaringan) saat proses belajar mengajar. Rencananya, hal ini di lakukan mulai semester depan.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi ITB Naomi Sianturi Haswanto menjelaskan pada dasarnya metode pembelajaran campuran masih dalam tahap penyusunan. Sehingga, pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah dan apa saja jadwal kuliah yang akan di pilih.

“Saat ini ITB sedang menyusun rencana kegiatan akademik di semester 1 2021/2022, dengan pola bauran dimana kuliah akan dilaksanakan melalui metoda daring dan luring,” terang dia, Rabu (21/4/2021).

“Namun rencana ini masih dalam proses penyusunan sehingga belum bisa memastikan jumlah dan jadwal kuliah yang akan di libatkan,” sambungnya.

Lebih lanjut, wanita yang juga lektor di Fakultas Seni Rupa dan Desain ini menjelaskan rencananya pembelajaran metode campuran di lakukan dengan porsi daring yang lebih besar. Sedangkan, porsi luring atau tatap muka akan di lakukan secara terbatas.

“Secara umum, kuliah semester depan masih akan di laksanakan secara campuran/hybrid, dengan porsi sebagian besar dengan cara daring. Sedangkan kegiatan akademik luring masih akan sangat terbatas dan di utamakan pada kegiatan praktikum/studio/kuliah lapangan,” imbuh Naomi.

Adapun, keputusan tersebut di lakukan, usai ITB melakukan percobaan melaksanakan luring secara terbatas. Kegiatan itu di lakukan untuk beberapa prodi pascasarjana di kampus Jatinangor.

“ITB tidak akan melakukan survei. ITB sudah melakukan percobaan kegiatan akademik terbatas luring untuk beberapa prodi pascasarjana di kampus Jatinangor,” tutup dia. (Gosipnesia.com, Bandung – Radityo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.