Madonna (63) menggugah kalimat pedas di Instagram untuk rapper DaBaby atas komentar homofobia. Komentar rapper yang dia buat selama penampilannya di Rolling Loud di Miami pada hari Minggu. Dalam sebuah postingan panjang, Diva Pop itu berbicara langsung kepada DaBaby, menjelaskan ilmu di balik penularan AIDS dan HIV. “Pesan untuk DaBaby. Jika Anda akan membuat komentar kebencian kepada komunitas LGBTQ+ tentang HIV/AIDS, ketahuilah fakta. Setelah beberapa dekade penelitian ilmiah dengan susah payah, sekarang ada obat penyelamat jiwa untuk anak-anak yang lahir dengan HIV. Juga untuk orang yang tertular HIV melalui transfusi darah, jarum kotor atau pertukaran cairan tubuh,” tulis Madonna.

“ARV baru ini dapat membuat orang dengan AIDS tetap hidup selama sisa hidup mereka!!! AIDS tidak menular dengan berdiri di samping seseorang di tengah keramaian. Saya ingin menyalakan cahaya ponsel saya dan berdoa untuk ketidaktahuan Anda. Tidak ada yang meninggal karena AIDS dalam 2 atau 3 minggu lagi.”

Madonna juga menambahkan. “Orang-orang seperti Anda adalah alasan mengapa kita masih hidup di dunia yang terbagi oleh ketakutan. Semua manusia harus di perlakukan dengan bermartabat dan hormat. Tanpa memandang ras, jenis kelamin, preferensi seksual atau keyakinan agama.”

Selama penampilannya di Rolling Loud Festival, selama setnya DaBaby mengatakan, “Jika Anda tidak muncul hari ini dengan HIV, AIDS, atau salah satu dari penyakit menular seksual yang mematikan. Itu akan membuat Anda mati dalam dua hingga tiga minggu. Lalu nyalakan cahaya ponselmu. Kawan, jika kamu tidak mengisap pen*s di tempat parkir, nyalakan cahaya ponselmu.”

Baca juga Elton John Pensiun Setelah Tur ‘Farewell Yellow Brick Road’

Para penyanyi berbondong-bondong meluapkan kegeramannya

Banyak artis dan organisasi telah berbicara menentang kata-kata DaBaby di hari-hari sejak itu. Selain Dua Lipa, ada juga legenda musik Elton John. Ikon komunitas LGBTQ+ tersebut menulis di Twitter, “Kami terkejut membaca tentang informasi yang salah tentang HIV. Dan pernyataan homofobik di acara DaBaby baru-baru ini. Ini memicu stigma dan diskriminasi dan merupakan kebalikan dari apa yang dunia butuhkan bagi kita untuk memerangi epidemi AIDS.”

Organisasi LGBTQ+ terbesar di Amerika Serikat, GLAAD juga melayangkan kritikan terhadap DaBaby. “Retorika yang DaBaby gunakan sungguh tidak akurat, menyakitkan, dan berbahaya bagi komunitas LGBTQ. Dan perkiraan ada 1,2 juta orang Amerika hidup dengan HIV.” DaShawn Usher, Associate Director of Communities of Color GLAAD, mengatakan dalam sebuah pernyataan. “Sangat penting bagi DaBaby dan para penggemarnya untuk mengetahui bahwa orang yang hidup dengan HIV saat ini. Ketika menjalani pengobatan yang efektif, menjalani hidup yang panjang dan sehat serta tidak dapat menularkan HIV.” (Gosipnesia.com, Jakarta – indra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *